IUWASH PLUS Gandeng Warga Bentuk Tim Atasi Akses Air Bersih dan Sanitasi di Kota Magelang

Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang sudah sejak dua tahun lalu bekerjasama dengan Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene – Penyehatan Lingkungan Untuk Semua (IUWASH PLUS) regional Jawa Tengah, mengupayakan kemudahan akses air bersih dan sanitasi di Kota Magelang.

Salah satu kegiatan kemitraan keduanya adalah dengan membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi Partisipatif Kota Magelang.

Tim ini beranggotakan masyarakat yang sukarela melakukan kemitraan, pendataan, pemetaan, dan pemicuan partisipatif bersama dengan OPD terkait, tentang permasalahan air minum, sanitasi dan perilaku higiene.

Tim ini kemudian mengevaluasi data yang telah didapat serta melakukan rembug warga dalam memecahkan permasalah tersebut untuk menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, indah, sehat dan nyaman.

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, menyatakan Tim Monitoring dan Evaluasi Partisipasif Masyarakat ini merupakan salah satu contoh konkret keterlibatan masyarakat dalam pembangunan air minum, sanitasi dan perilaku higiene.

“Harapannya dalam Stakeholders Meeting ini dapat meningkatkan motivasi bagi Tim untuk menjadi bagian dari solusi yang berkaitan dengan masalah akses air minum, sanitasi dan perilaku higiene,” kata Sigit, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina, pada kegiatan Temu Warga Magelang Tindakan Sadar Bersanitasi Air Minum (Tembang Tidar) bersama Moncer Serius di Kelurahan Panjang, Rabu (11/3/2020).

Menurutnya Pemkot Magelang berupaya mendukung pencapaian ketersediaan akses air minum dan sanitasi yang aman, terjangkau dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini Kota Magelang masih menghadapi tantangan penyediaan air minum untuk pencapaian target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Tantangan yang dimaksud, sebut Sigit, antara lain cakupan akses air minum di Kota Magelang pada tahun 2019 sebesar 94,64 persen, PDAM Kota Magelang masih memiliki angka kehilangan air lebih dari 30% sehingga sebagian perlu dilakukan perbaikan/ penggantian jaringan perpipaan dan penambahan kapasitas produksi Sistem Penyediaan Air Minum.

Sumber : https://jogja.tribunnews.com/2020/03/13/iuwash-plus-gandeng-warga-bentuk-tim-atasi-akses-air-bersih-dan-sanitasi-di-kota-magelang

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *