EDUKASI MENGENAI SAMPAH DAN SANITASI LINGKUNGAN DI DESA CINTAMULYA, KECAMATAN JATINANGOR, KABUPATEN SUMEDANG

Kebersihan adalah sebuah nilai yang selalu ditanamkan ke dalam diri seseorang sejak kecil. Perilaku hidup dengan membudayakan hidup bersih atau sanitasi juga selalu ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat. Sayangnya, belum semua masyarakat dapat menerapkan pola hidup yang baik ini. Padahal sanitasi dan kebersihan lingkungan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan sanitasi yang baik dan lingkungan yang bebas dari sampah akan mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat dalam suatu wilayah. Masalah sanitasi dan kebersihan lingkungan sejaitnya merupakan tanggung jawab semua pihak tanpa terkecuali, namun masih ada saja masyarakat tidak bertanggungjawab yang menyepelekan sanitasi dan masih tidak peduli akan kebersihan lingkungan.

Oleh karena itu, perlu adanya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya sanitasi dan menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari contoh yang paling sederhana yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan. Edukasi ini diberikan melalui workshopkepada masyarakat Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dimana masyarakatnya masih kurang memiliki perhatian terhadap kebersihan lingkungan sekitar dan masih membuang sampah sembarangan seperti di selokan dan sungai secara langsung.

Dari hasil survey yang dilakukan oleh tim PKM bahwasanya masih terdapat banyak sampah yang berserakan di jalan-jalan maupun di selokan sehingga menyumbat saluran air di Desa Cintamulya.Workshop dan Forum Grup Discussion (FGD) dilakukan bersama kaum ibu dan karang taruna serta tokoh setempat untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya sanitasi dan pengelolaan sampah serta untuk membahas dan mendiskusikan secara langsung permasalahan yang dialami. Hasil dari PKM ini diharapkan masyarakat Desa Cintamulya dapat menerapkan pola hidup bersih dan menyadari pentingnya sanitasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Sumber : http://jurnal.unpad.ac.id/dharmakarya/article/view/26589

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *