DISBUDPAR KARANGASEM BERI PELATIHAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN SANITASI DAN PENGELOLAAN SAMPAH DI DESTINASI WISATA

Dinas  Kebudayaan dsn Pariwisata  Kabupaten Karangasem memberikan pelatihan kebersihan lingkungan, sanitasi dan pengelolaan sampah di destinasi wisata, Selasa hingga Kamis  (17- 19/05/2022) di Taman Surgawi reasort and Spa, Ujung Karangasem

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Disbudpar Kabupaten Karangasem Wayan Astika  ini diikuti oleh 40 orang pengelola destinasi wisata di Kabupaten Karangasem. Sumber anggaran kegiatan ini berasal dari DAK Non Fisik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Tahun 2022.

Selama kegiatan, para pengelola destinasi wisata ini mendapatkan materi pengelolaan kebersihan, kesehatan dan kelestarian lingkungan di destinasi wisata masa pandemi Covid-19 dan Kebersihan Lingkungan di Destinasi Wisata sesuai dengan standar dan ketentuan nasional dan internasional, oleh akedimisi Kesehatan Lingkungan Universitas Udayana Denpasar, ibu Ni Made Utami Dwipayanti

Selanjutnya materi pengelolaan sampah ramah lingkungan di destinasi pariwisata serta evaluasi penyelenggaraan kebersihan lingkungan sanitasi ramah lingkungan di kawasan destinasi pariwisata dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karangasem dan praktisi dari Trush Hero Kabupaten Karangasem.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan kunjungan lapangan ke obyek wisata Taman Soekasada Ujung dan Pantai Ujung untuk melihat secara langsung dan belajar bagaimana caranya melakukan kebersihan lingkungan, pengelolaan sanitasi dan pengelolaan sampah sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata dan Ekrap Disbudpar Kabupaten Karangasem Ni Ketut Kerti mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kemampuan para pengelola daya tarik wisata dan desa wisata dalam melaksanakan kebersihan lingkungan, sanitasi dan pengelolaan sampah di daya tarik wisata dan desa wisata.

“Sasarannya pengelola destinasi wisata mengetahui dan memahami pentingnya pengelolaan kebersihan lingkungan, sanitasi dan pengelolaan sampah sesuai standar khususnya di masa pandemi Covid-19 serta dapat melakukan evaluasi terhadap upaya pelaksanaan kebersihan lingkungan, sanitasi dan pengelolaan sampah yang dilakukan,” ujarnya.

Sementara Kepala Disbudpar Kabupaten Karangasem Wayan Astika mengatakan kebersihan lingkungan, sanitasi dan pengelolaan sampah di destinasi pariwisata itu menjadi tanggung jawab bersama dalam mengatasi masalah sampah di destinasi wisata.

“Kami mengajak para pengelola destinasi wisata bagaimana menjaga kebersihan lingkungan, bagaimana tata cara menerima tamu dan mengelola sampah yang ada di masing-masing destinasi,” katanya.

Menurut Astika, kebersihan lingkungan di destinasi wisata harus dijaga dan ditangani dengan serius karena merupakan tanggung jawab semua termasuk pengelola, pemerintah dan masyarakat dalam mendukung terciptanya iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan dalam meningkatkan pembangunan daerah melalui kepariwisataan dan manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat sekitar dari sektor pariwisata.

“Harapan kita adalah bagaimana  kita dapat memanfaatkan dan menyiapkan destinasi wisata dengan baik. Ketika nanti saatnya wisata dibuka 100 persen, destinasi wisata sudah siap baik kebersihan maupun infrastruktur terutama dalam peningkatan kualitas pelayanannya,” jelasnya.

Astika menghimbau kepada para pengelola destinasi wisata agar memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan ketat di masing-masing destinasi wisata. “Pastikan sarana prasarana tempat cuci tangan, pembuangan sampah dan pelayanan betul-betul ditingkatkan secara maksimal,”pungkasnya. (Astika/Disbudpar).

Sumber : http://v2.karangasemkab.go.id/index.php/baca-berita/7661/DISBUDPAR-KARANGASEM-BERI-PELATIHAN-KEBERSIHAN-LINGKUNGAN-SANITASI-DAN-PENGELOLAAN-SAMPAH-DI-DESTINASI-WISATA

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *