Cegah Virus Corona, PUPR Tingkatkan Air Bersih dan Sanitasi di 5 Destinasi Wisata

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Danis Sumadilaga menjelaskan, instansinya mempunyai peranan penting dalam mengantisipasi virus corona.

Yaitu, meningkatkan kualitas air bersih serta sanitasi, terutama di 5 destinasi wisata yang kini menjadi fokus pemerintah dalam meningkatkan sektor pariwisata. “Kalau kita, yang menjadi sorotan adalah air bersih. Bagaimana sekarang kita meningkatkan hygiene. Artinya, kebutuhan air bersih dan sanitasi. Karena diidentifikasi di berbagai tempat wisata, masalah hygiene, toilet menjadi concern,” ujarnya di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Cara meningkatkan air bersih dan sanitasi, menurut dia, adalah dengan tetap melibatkan seluruh pemerintah daerah. “Ini bukan hanya cipta karya, tetap bersama-sama dengan bupati, wali kota terkait bagaimana meningkatkan itu,” kata Danis. Dia juga menyebut, jika pemerintah telah menyiapkan antisipasi virus corona hingga 7 bulan mendatang.

Hal ini berkaca terhadap wabah SARS yang berdampak terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia saat 2003 silam. “Ada skenario BI (Bank Indonesia) bisa sampai 7 bulan atau lebih, mengikuti pola waktu terjadi SARS, karena waktu itu ada terjadi penurunan,” ujarnya. Danis menyebut, penyediaan bersih secara nasional di 514 kabupaten/kota baru mencapai sekitar 74 persen. Secara nasional dan kesepakatan internasional pada 2030, pembangunan air bersih ditargetkan selesai 100 persen.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *