Cegah Penyebaran Penyakit Menular, BAZNAS Salurkan Bantuan Toilet Sehat di Kulonprogo

Sanitasi yang buruk dapat menyebabkan beberapa penyakit menular, salah satunya diare. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DIY tahun 2017, penyakit diare masih menempati 10 besar penyakit di Yogyakarta. Oleh karena itu, Rumah Sehat BAZNAS Yogyakarta terus berupaya untuk mewujudkan perilaku higienis di masyarakat dengan pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) agar angka kesakitan akibat sanitasi yang buruk menurun .

Pada pendekatan STBM ini terdiri dari lima pilar yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengamanan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAM-RT), Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PSRT), dan Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga (PLRT).

Rumah Sehat BAZNAS Yogyakarta pada Selasa (25/8/2020), telah menyalurkan bantuan satu unit toilet sehat di Dusun Jurug Desa Sidorejo Kecamatan Lendah Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Kegiatan penyaluran unit toilet sehat ini merupakan salah satu bentuk pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yaitu pada pilar STOP BABS atau tidak buang air besar sembarangan.

Rangkaian kegiatan penyaluran satu unit toilet sehat diawali dengan assesment mengenai keadaan sanitasi di rumah tersebut. Pembuatan toilet sehat ini berlangsung selama kurang lebih empat belas hari dimulai pada (10/8/2020) dan selesai pada (24/8/2020). Acara serah terima toilet sehat dilakukan pada Selasa (25/8/2020). Acara serah terima toilet sehat ini diawali dengan sambutan dari Kepala dusun Jurug dan sambutan dari Kepala Klinik Pratama Rumah Sehat BAZNAS Jogja Setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Serah Terima Acara (BAST) oleh penerima bantuan toilet sehat serta pemasangan branding toilet sehat.

Dengan tersedianya toilet sehat ini diharapkan  dapat mrmbantu meningkatkan akses sanitasi sehingga dapat menjadi upaya untuk membantu pemerintah daerah dalam menurunkan angka kematian akibat sanitasi yang buruk dan meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *