Bantu Nenek di Sukabumi Bangun Toilet agar Tak Lagi MCK di Hutan

 Fasilitas sanitasi yang memadai belum dimiliki oleh sebagian orang, terutama mereka yang tinggal di desa. Salah satunya Yanti, seorang nenek berusia 60 tahun, yang tinggal di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Sehari-hari Nenek Yanti berprofesi sebagai ibu rumah tangga, mengurus cucu yang sedang sakit, dan suami yang berusia lanjut. Rumah yang dihuni Nenek Yanti dan keluarga jauh dari kata layak. Bahkan, untuk kebutuhan mandi cuci kakus (MCK) mereka harus ke rimba atau hutan.

“Kondisi rumah kami jauh dari layak. Untuk memasak saya kesulitan sebab kondisinya yang banyak bocor sana-sini, belum lagi kalau musim hujan. Selain itu untuk kebutuhan mandi cuci kakus kami harus ke rimba karena kondisi di rumah ini tidak memungkinkan,” kata Nenek Yanti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

  • Happy
  • Inspire
  • Confuse
  • Sad

Di sisa usianya, Nenek Yanti memiliki harapan dapat menempati rumah layak dengan toilet dan dapur agar tak perlu lagi berjalan jauh ke hutan untuk melakukan kegiatan MCK.

Bantu Nenek di Sukabumi Bangun Toilet agar Tak Lagi MCK di Hutan

“Ingin rasanya bisa memasak untuk mereka dengan nyaman, mandi, dan kegiatan bersih-bersih lainnya tanpa harus ke rimba lagi,” ucap Nenek Yanti.

TemanBaik, Nenek Yanti ingin bisa memiliki dapur dan kamar mandi yang layak untuk kehidupan sehari-hari. Yuk kita bantu dengan menyalurkan bantuan melalui BenihBaik.com.

BenihBaik.com merupakan situs galang dana dan donasi online yang didirikan oleh Andy Flores Noya, Khristiana Anggit Mustikaningrum, dan Firdaus Juli sebagai penghubung #TemanBaik untuk membantu #TemanKita. Berdiri sejak 2019, BenihBaik.com telah mendapatkan izin dari Kementerian Sosial, serta Kementerian Komunikasi dan Informasi. BenihBaik.com dipercaya jutaan masyarakat dan berbagai perusahaan sebagai jembatan kebaikan warga agar bisa sehat sejahtera, dan teredukasi dengan baik.

Sumber : https://www.medcom.id/nasional/daerah/dN6aB1PK-bantu-nenek-di-sukabumi-bangun-toilet-agar-tak-lagi-mck-di-hutan

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *