Bangun 150 Sarana Sanitasi di Tiga Provinsi Indonesia, Wings Group Indonesia dan Nuvo Family Kampanyekan “Indonesia Bergerak Lawan Kuman”

Dalam rangka Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sedunia yang diperingati setiap 15 Oktober, rangkaian produk perawatan tubuh dan kesehatan keluarga andalan Wings Group Indonesia, Nuvo Family, meluncurkan kampanye “Indonesia Bergerak Lawan Kuman”. Kampanye itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta mengedukasi tentang pentingnya memberikan perlindungan diri dengan menjaga sanitasi, seperti membiasakan diri cuci tangan pakai sabun serta menjalani pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Head of Public Relations Wings Group Indonesia Gabriella da Silva mengatakan, selama beberapa tahun terakhir, Wings Group bekerja sama dengan Unicef Indonesia dalam mengedukasi pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat. Kedua belah pihak juga berkolaborasi untuk mendukung pemerintah dalam percepatan pengadaan akses air bersih, sanitasi, serta kebersihan yang dikelola dengan aman dan berkelanjutan.

Hal tersebut diwujudkan dengan membangun 150 fasilitas sanitasi di tiga provinsi di Indonesia, yakni Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Timur (Jatim), dan Jawa Tengah (Jateng). “Pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama Wings Group. Kami percaya bahwa segala hal baik dalam kehidupan harus dapat diakses oleh seluruh masyarakat,” ujar Gabriella dalam Press Conference “Nuvo Indonesia Bergerak Lawan Kuman” yang disiarkan secara live di kanal Youtube Kompas.com, Rabu (27/10/2021). Sebagai informasi, menurut data Unicef, hanya 78 persen rumah tangga di Indonesia yang memiliki fasilitas sanitasi atau cuci tangan.

Dari angka ini, wilayah Papua dan NTT memiliki proporsi rumah tangga dengan sarana sanitasi terendah, yakni sebesar 36 persen dan 54 persen. Data itu juga menyebutkan bahwa 3 dari 5 sekolah di Indonesia tidak memiliki akses kebersihan dasar. Akibatnya, 10 juta anak Indonesia diperkirakan tidak mencuci tangan secara konsisten. Menurut Gabriella, merawat kebersihan diri dengan CTPS merupakan salah satu kunci menjaga kesehatan di tengah situasi pandemi Covid-19. Namun, CTPS tidak hanya bermanfaat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Kebiasaan tersebut juga dapat membantu mencegah munculnya penyakit lain, seperti diare dan pneumonia. “CTPS dapat menjadi sebuah kebiasaan baik yang perlu dipupuk sejak dini, misalnya sejak usia sekolah dasar (SD),” ujar Gabriella. Dok. Nuvo Indonesia Press Conference ‘Nuvo Indonesia Bergerak Lawan Kuman’ disiarkan secara live di kanal Youtube Kompas.com, Rabu (27/10/2021).

Safe school kits untuk 5.000 sekolah dan madrasah Sebagai total protection solutions dengan rangkaian produk, seperti Nuvo Body Wash, Nuvo Hand Soap, Nuvo Hand Sanitizer, serta Nuvo Wet Wipes, Nuvo berkomitmen untuk membantu mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat dan terlindungi selama 24 jam setiap hari. “Kami berharap, implementasi perilaku hidup bersih sehat dapat berjalan maksimal dan merata demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Dengan menjaga kebersihan diri, masyarakat akan semakin produktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” jelas Gabriella. Guna mewujudkan komitmen tersebut, Wings Group Indonesia serta Unicef juga bekerja sama dengan pemerintah dalam mendistribusikan safe school kits. Perangkat sanitasi tersebut diberikan kepada 5.000 sekolah dan madrasah di enam provinsi wilayah kerja Unicef, yakni Aceh, Jatim, Jateng, NTT, Papua, dan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal tersebut juga merupakan bagian dari komitmen Kemitraan Pemerintah dengan Swasta untuk CTPS atau The Public-Private Partnership for Handwashing with Soap (PPP-HWWS). Water Sanitation and Hygiene (WASH) Specialist Unicef Indonesia Muhammad Zainal mengatakan, pandemi Covid-19 telah menyadarkan masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih, khususnya CTPS.

“CTPS bukan hanya merupakan cara efektif dalam mencegah penularan penyakit, melainkan juga investasi cerdas untuk mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi risiko penyakit di masa mendatang. Bahkan, CTPS dapat menghemat biaya kesehatan hingga 15 kali,” jelas Zainal. Oleh sebab itu, lanjut Zainal, dibutuhkan upaya dari berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat untuk menjadikan cuci tangan sebagai budaya sehari-hari.

“Kami mengapresiasi kesempatan bekerja sama dengan Wings Group dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Zainal. Dukungan Kementerian Kesehatan Sebagai pemrakarsa PPP-HWWS, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) turut mendukung terciptanya pola hidup bersih dan sehat melalui berbagai program, seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes dr Imran Agus Nurali SpKO menjelaskan, CTPS merupakan indikator utama dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Penerapan CTPS yang merupakan bagian dari protokol kesehatan (prokes) 3M meningkat. Kemenkes sendiri sudah mengampanyekan kebiasaan ini sebelum pandemi, khususnya di lingkungan sekolah,” kata dr Imran. Dokter Imran mengakui, mengubah perilaku menuju kebiasaan baik bukanlah hal mudah. Oleh sebab itu, perilaku CTPS harus dimulai sejak dini dan diterapkan di berbagai lingkungan, baik di rumah maupun sekolah. Press Conference ‘Nuvo Indonesia Bergerak Lawan Kuman’ disiarkan secara live di kanal Youtube Kompas.com, Rabu (27/10/2021). (Dok. Nuvo Indonesia) Dengan dukungan kemitraan pentahelix, termasuk private sector, seperti Wings Group, Kemenkes terus menguatkan program sanitasi serta pola hidup bersih dan sehat.

“Kami menanamkan konsep ‘Aku Tahu’. Artinya, masyarakat harus memahami pengetahuan tentang pola hidup sehat. Kemudian, ‘Aku Mau’ yang berarti masyarakat mau melaksanakan dan menerapkan hal itu. Lalu, ‘Aku Mampu’ yang berarti masyarakat mampu menjalankan dan menggerakkan orang lain dalam kebiasaan baik ini,” jelas dr Imran. Hal tersebut juga sesuai dengan tagline CTPS, yakni “Sehat Ada di Tangan Kita.” Melalui tagline ini, masyarakat diharapkan dapat bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan tangan masing-masing.

Melanie Putria, campaign ambassador “Indonesia Bergerak Lawan Kuman” Pada kesempatan yang sama, Nuvo juga mengumumkan penunjukkan mantan Puteri Indonesia dan pelari profesional Melanie Putria sebagai campaign ambassador “Indonesia Bergerak Lawan Kuman”. Melanie mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi langkah Nuvo dalam mengampanyekan “Indonesia Bergerak Lawan Kuman”. Dok. Nuvo Indonesia Melanie Putria, campaign ambassador ‘Indonesia Bergerak Lawan Kuman’.

Dia pun menceritakan pengalamannya ketika traveling ke sejumlah daerah di Indonesia, terutama wilayah Indonesia Timur. Menurutnya, akses air bersih yang tidak merata masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. “Sangat disayangkan, infrastruktur dan sarana sanitasi umum mereka masih kurang memadai,” ujar Melanie. Oleh sebab itu, dirinya merasa tidak sabar untuk segera mengunjungi daerah tujuan kampanye Nuvo serta mengedukasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Selain itu, Melanie juga mengingatkan masyarakat dengan kemudahan akses air agar menggunakan air dengan bijaksana. “Untuk menjaga pola hidup bersih serta sehat, sebaiknya mandi menggunakan Nuvo Body Wash yang memiliki sensasi wangi dan segar secara rutin. Selain itu, praktikkan CTPS Nuvo Hand Wash yang mampu membasmi kuman dan membersihkan minyak dari permukaan kulit,” jelas Melanie. Sementara itu, lanjut dia, untuk tetap menjaga kebersihan saat berada di luar rumah dan tidak ada aliran air bersih, masyarakat bisa menggunakan Nuvo Hand Sanitizer yang mengandung alkohol 70 persen sebagai bahan aktif pembasmi kuman. Kemudian, Nuvo Wet Wipes yang efektif membersihkan kulit dari kuman dan kotoran dengan sekali usap.

“Yuk, mulai biasakan diri sendiri dan keluarga untuk menjaga kebersihan setiap saat,” imbuh Melanie. Untuk menyaksikan keseruan perjalanan Melanie dan mendapatkan informasi selengkapnya mengenai kampanye Nuvo “Indonesia Bergerak Lawan Kuman”, Anda dapat mengikuti akun Instagram @nuvo_family.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *