10 Negara dengan Sanitasi Terburuk di Dunia, Indonesia Peringkat 2

PBB menyatakan 2,5 miliar orang di dunia masih hidup dengan sanitasi yang buruk, salah satunya terbanyak di Indonesia. Dari 10 negara dengan jumlah tertinggi orang yang belum mendapatkan sanitasi yang layak, Indonesia bahkan menduduki peringkat kedua.
“22 Negara mencapai lebih dari 80 persen dari buang air besar (BAB) sembarangan di dunia,” jelas Jan Eliasson, Wakil Sekretaris Jenderal PBB, seperti dilansir¬†Daily Mail, Senin (25/3/2013).


Sebenarnya praktik BAB sembarangan sudah mengalami penurunan sebesar 271 juta sejak tahun 1990. Namun masih saja dipraktikkan oleh 1,1 miliar orang atau 15 persen dari populasi di dunia.
PBB menyatakan BAB sembarangan adalah salah satu penyebab utama diare, yang menyebabkan kematian lebih dari 750.000 anak di bawah usia lima tahun setiap tahun.


Negara penyumbang sanitasi terburuk di dunia antara lain Brasil, China, India, Indonesia, Kamboja, Ethiopia, Kenya, Madagaskar, Malawi, Mozambik, Nepal, Nigeria, Pakistan, Sierra Leone, Zambia, Afghanistan, Burkina Faso, Chad, Kongo, Niger, Sudan dan Sudan Selatan.


Menurut laporan PBB, berikut 10 negara dengan jumlah tertinggi orang yang hidup tanpa sanitasi yang layak:


1. India: 626 juta orang hidup tanpa sanitasi yang memadai, 60 persen dari jumlah orang yang masih BAB sembarangan di seluruh dunia.

2. Indonesia: 63 juta orang tidak memiliki toilet

3. Pakistan: 40 juta orang masih buang air besar sembarangan

4. Ethiopia: 38 juta orang tanpa toilet

5. Nigeria: 34 juta orang tanpa sanitasi yang memadai

6. Sudan: 19 juta orang masih buang air besar sembarangan

7. Nepal: 15 juta orang tanpa sanitasi

8. China: 14 juta orang masih buang air besar sembarangan

9. Nigeria: 12 juta orang tanpa sanitasi yang memadai

10. Burkina Faso: 9,7 juta orang tanpa sanitasi yang memadai.

Sumber : http://www.ampl.or.id/digilib/read/35-10-negara-dengan-sanitasi-terburuk-di-dunia-indonesia-peringkat-2/48079

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *